Rabu, 11 Februari 2026

al jurumiyah | 6

 عَلَامَاتُ الْجَزْمِ

وَلِلْجَزْمِ عَلَامَتَانِ: السُّكُونُ، وَالْحَذْفُ.

فَأَمَّا السُّكُونُ: فَيَكُونُ عَلَامَةً لِلْجَزْمِ فِي الْفِعْلِ الْمُضَارِعِ الصَّحِيحِ الْآخِرِ.

وَأَمَّا الْحَذْفُ: فَيَكُونُ عَلَامَةً لِلْجَزْمِ فِي الْفِعْلِ الْمُضَارِعِ الْمُعْتَلِّ الْآخِرِ، وَفِي الْأَفْعَالِ الْخَمْسَةِ الَّتِي رَفْعُهَا بِثَبَاتِ النُّونِ.


( Tanda-tanda Jazm )

Dan bagi Jazm itu ada dua tanda: Sukun dan Al-Hadzf (Membuang).

Adapun Sukun, maka ia menjadi tanda bagi Jazm pada Fi'il Mudhari' yang Shahih Akhir (akhirnya sehat/tidak berhuruf illat).

Adapun Al-Hadzf (Membuang), maka ia menjadi tanda bagi Jazm pada Fi'il Mudhari' yang Mu'tal Akhir (akhirnya berhuruf illat/sakit), dan pada Af'alul Khamsah (Fi'il-fi'il yang Lima) yang (tanda) rafa'-nya dengan tetapnya Nun.


Penjelasannya :

Dalam bab ini, Mushannif (penulis) menjelaskan bahwa Jazm—yang merupakan kekhususan Fi'il Mudhari'—memiliki satu tanda Ashliyyah (Asli) dan satu tanda Far'iyyah / Niyabah (Pengganti).

1. Tanda Asli: As-Sukun (السُّكُونُ)

Sukun adalah tanda asli (al-ashlu) bagi Jazm. Ia berlaku khusus pada Fi'il Mudhari' Shahih Akhir.

  • Definisi Shahih Akhir: Fi'il yang huruf terakhirnya bukan huruf 'illat (penyakit), yaitu bukan Alif (ا), Wawu (و), atau Ya' (ي).

  • Kaidah: Jika masuk amil jazim (seperti Lam, Laa Nahiyah, In Syarthiyah), maka harakat dhommah berubah menjadi sukun.

Contoh:

  • Keadaan Rafa': يَضْرِبُ زَيْدٌ الْكَلْبَ (Yadhribu Zaidun al-kalba - Zaid sedang memukul anjing).

  • Keadaan Jazm: لَمْ يَضْرِبْ زَيْدٌ الْكَلْبَ (Lam Yadhrib Zaidun al-kalba - Zaid tidak memukul anjing).

  • I'rab: يَضْرِبْ: fi'il mudhari', majzum dengan Lam, dan tanda jazm-nya adalah Sukun karena ia Shahih Akhir.


2. Tanda Pengganti: Al-Hadzf (الْحَذْفُ)

Al-Hadzf bermakna "membuang" atau "menghapus". Ini adalah tanda pengganti Sukun. Tanda ini berlaku pada dua jenis fi'il:

A. Fi'il Mudhari' Mu'tal Akhir (الْفِعْلُ الْمُضَارِعُ الْمُعْتَلُّ الْآخِرِ)

Yaitu fi'il yang huruf terakhirnya adalah huruf 'illat. Saat Jazm, huruf 'illat tersebut wajib dibuang. Harakat yang tersisa menjadi petunjuk huruf apa yang dibuang.

  1. Mu'tal Alif (huruf yang dibuang Alif, sisanya Fathah):

    • Rafa': يَخْشَى الْمُؤْمِنُ رَبَّهُ (Yakhsyaa...)

    • Jazm: لَمْ يَخْشَ الْمُؤْمِنُ إِلَّا اللهَ

    • I'rab: يَخْشَ majzum dengan tanda Hadzfu Harfil 'Illah (membuang huruf 'illat).

  2. Mu'tal Wawu (huruf yang dibuang Wawu, sisanya Dhommah):

    • Rafa': يَدْعُو الْمُسْلِمُ (Yad'uu...)

    • Jazm: لَمْ يَدْعُ الْمُسْلِمُ إِلَى الشَّرِّ

    • I'rab: يَدْعُ majzum dengan tanda Hadzfu Harfil 'Illah.

  3. Mu'tal Ya' (huruf yang dibuang Ya', sisanya Kasrah):

    • Rafa': يَرْمِي اللَّاعِبُ (Yarmii...)

    • Jazm: لَمْ يَرْمِ اللَّاعِبُ بِالْكُرَةِ

    • I'rab: يَرْمِ majzum dengan tanda Hadzfu Harfil 'Illah.

B. Af'alul Khamsah (الْأَفْعَالُ الْخَمْسَةُ)

Yaitu fi'il mudhari' yang bersambung dengan Alif Tatsniyah, Wawu Jama'ah, atau Ya' Mukhatabah. Kaidahnya: Di-rafa'-kan dengan tetapnya Nun (Tsubutun Nun), dan di-jazm-kan dengan terbuangnya Nun (Hadzfun Nun).

  1. Contoh Wawu Jama'ah:

    • Rafa': تَكْتُبُونَ (Taktubuuna)

    • Jazm: لَا تَكْتُبُوا عَلَى الْجِدَارِ

    • I'rab: تَكْتُبُوا majzum dengan Laa Nahiyah, tandanya adalah Hadzfun Nun.

  2. Contoh Alif Tatsniyah:

    • Rafa': تَذْهَبَانِ (Tadzhabaani)

    • Jazm: أَلَمْ تَذْهَبَا إِلَى الْمَسْجِدِ؟

    • I'rab: تَذْهَبَا majzum dengan Lam, tandanya adalah Hadzfun Nun.

  3. Contoh Ya' Mukhatabah:

    • Rafa': تَرْجِعِينَ (Tarji'iina)

    • Jazm: لِتَرْجِعِي إِلَى الْبَيْتِ

    • I'rab: تَرْجِعِي majzum dengan Lam Amar, tandanya adalah Hadzfun Nun.

Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar