Rabu, 11 Februari 2026

al jurumiyah | 4

 عَلَامَاتُ النَّصْبِ

وَلِلنَّصْبِ خَمْسُ عَلَامَاتٍ: الْفَتْحَةُ، وَالْأَلِفُ، وَالْكَسْرَةُ، وَالْيَاءُ، وَحَذْفُ النُّونِ.

فَأَمَّا الْفَتْحَةُ: فَتَكُونُ عَلَامَةً لِلنَّصْبِ فِي ثَلَاثَةِ مَوَاضِعَ: فِي الِاسْمِ الْمُفْرَدِ، وَجَمْعِ التَّكْسِيرِ، وَالْفِعْلِ الْمُضَارِعِ إِذَا دَخَلَ عَلَيْهِ نَاصِبٌ وَلَمْ يَتَّصِلْ بِآخِرِهِ شَيْءٌ.

وَأَمَّا الْأَلِفُ: فَتَكُونُ عَلَامَةً لِلنَّصْبِ فِي الْأَسْمَاءِ الْخَمْسَةِ، نَحْوُ: "رَأَيْتُ أَبَاكَ وَأَخَاكَ" وَمَا أَشْبَهَ ذَلِكَ.

وَأَمَّا الْكَسْرَةُ: فَتَكُونُ عَلَامَةً لِلنَّصْبِ فِي جَمْعِ الْمُؤَنَّثِ السَّالِمِ.

وَأَمَّا الْيَاءُ: فَتَكُونُ عَلَامَةً لِلنَّصْبِ فِي التَّثْنِيَةِ وَالْجَمْعِ.

وَأَمَّا حَذْفُ النُّونِ: فَيَكُونُ عَلَامَةً لِلنَّصْبِ فِي الْأَفْعَالِ الْخَمْسَةِ الَّتِي رَفْعُهَا بِثَبَاتِ النُّونِ.



Tanda-tanda Nashab

Dan bagi Nashab itu ada lima tanda: Fathah, Alif, Kasrah, Ya’, dan Membuang Nun (Hadzfun Nun).

Adapun Fathah, maka ia menjadi tanda bagi Nashab di tiga tempat: pada Isim Mufrad, Jamak Taksir, dan Fi’il Mudhari’ apabila masuk kepadanya amil nashab (alat penashab) dan tidak bersambung sesuatu pun di akhirnya.

Adapun Alif, maka ia menjadi tanda bagi Nashab pada Asmaul Khamsah (Isim yang Lima), contohnya: "Ra'aitu Abaaka wa Akhaaka" (Aku melihat bapakmu dan saudaramu) dan apa yang menyerupai itu.

Adapun Kasrah, maka ia menjadi tanda bagi Nashab pada Jamak Muannats Salim.

Adapun Ya’, maka ia menjadi tanda bagi Nashab pada Tatsniyah (Isim Ganda) dan Jamak (Mudzakkar Salim).

Adapun Membuang Nun, maka ia menjadi tanda bagi Nashab pada Af’alul Khamsah (Fi’il-fi'il yang Lima) yang (tanda) rafa’-nya dengan tetapnya Nun.


Penjelasannya :

Dalam bab ini, Mushannif menjelaskan bahwa Nashab memiliki satu tanda Ashliyyah (Asli) dan empat tanda Far'iyyah / Niyabah (Pengganti).

1. Tanda Asli: Al-Fathah (الْفَتْحَةُ)

Fathah adalah tanda asal (al-ashlu) untuk I'rab Nashab. Ia berlaku pada tiga tempat:

  • Isim Mufrad (الِاسْمُ الْمُفْرَدُ): Baik munsharif maupun ghairu munsharif.

    • Contoh: رَأَيْتُ زَيْدًا (Aku melihat Zaid).

    • I'rab: "Zaidan" adalah Maf'ul Bih, manshub dengan Fathah zhahirah.

  • Jamak Taksir (جَمْعُ التَّكْسِيرِ):

    • Contoh: أَكْرَمْتُ الطُّلَّابَ (Aku memuliakan para siswa).

    • I'rab: "At-Thullaba" adalah Maf'ul Bih, manshub dengan Fathah.

  • Fi'il Mudhari' (الْفِعْلُ الْمُضَارِعُ): Dengan syarat kemasukan Amil Nashib (seperti Lan, An, Kai, dll) dan tidak bersambung dengan sesuatu di akhirnya.

    • Contoh: لَنْ أَضْرِبَ أَحَدًا (Aku tidak akan memukul siapapun).

    • I'rab: "Adhriba" adalah Fi'il Mudhari manshub oleh "Lan".


2. Tanda Pengganti 1: Al-Alif (الْأَلِفُ)

Alif menjadi pengganti Fathah (niyabah 'anil fathah) hanya pada satu tempat, yaitu Al-Asma'ul Khamsah.

  • Ingat polanya: Rafa' dengan Wawu, Nashab dengan Alif, Jar dengan Ya'.

  • Contoh: أَطِعْ أَبَاكَ وَأَخَاكَ (Taatilah bapakmu dan saudaramu).

  • I'rab: Kata أَبَا manshub karena menjadi Maf'ul Bih, tandanya adalah Alif karena ia termasuk Asma'ul Khamsah.


3. Tanda Pengganti 2: Al-Kasrah (الْكَسْرَةُ)

Ini adalah tanda yang unik karena Kasrah biasanya identik dengan Khafadh/Jar. Namun, khusus pada Jamak Muannats Salim, Kasrah menggantikan Fathah.

  • Kaidah: يُنْصَبُ بِالْكَسْرَةِ نِيَابَةً عَنِ الْفَتْحَةِ (Di-nashab-kan dengan kasrah sebagai pengganti fathah).

  • Contoh: خَلَقَ اللهُ السَّمَاوَاتِ (Allah menciptakan langit-langit).

  • I'rab: Kata السَّمَاوَاتِ manshub dengan Kasrah karena ia Jamak Muannats Salim. Jangan pernah membacanya As-Samawata.

4. Tanda Pengganti 3: Al-Ya' (الْيَاءُ)

Ya' menggantikan Fathah pada dua tempat, namun dengan cara baca yang berbeda (harakat huruf sebelum dan sesudahnya):

  • Isim Tatsniyah (Isim Ganda): Huruf sebelum Ya' difathahkan, dan Nun-nya dikasrahkan (-aini).

    • Contoh: اشْتَرَيْتُ كِتَابَيْنِ (Aku membeli dua buku).

    • I'rab: Manshub dengan Ya' karena Mutsanna.

  • Jamak Mudzakkar Salim: Huruf sebelum Ya' dikasrahkan, dan Nun-nya difathahkan (-iina).

    • Contoh: إِنَّ الْمُسْلِمِينَ فَائِزُونَ (Sesungguhnya orang-orang muslim itu beruntung).

    • I'rab: الْمُسْلِمِينَ adalah Isim "Inna", manshub dengan Ya' karena Jamak Mudzakkar Salim.


5. Tanda Pengganti 4: Hadzfun Nun (حَذْفُ النُّونِ)

Membuang huruf Nun. Ini khusus berlaku pada Af'alul Khamsah (Fi'il yang lima: Yaf'aluna, Taf'aluna, Yaf'alani, Taf'alani, Taf'alina).

  • Ketika Rafa', Nun-nya tetap (Tsubut).

  • Ketika Nashab (kemasukan amil nashib), Nun-nya wajib dibuang.

  • Contoh: لَنْ تَفْعَلُوا (Kalian tidak akan melakukannya).

    • Asalnya adalah تَفْعَلُونَ. Karena ada لَنْ, maka Nun dibuang menjadi تَفْعَلُوا.

    • I'rab: Fi'il Mudhari, manshub dengan Hadzfun Nun karena termasuk Af'alul Khamsah. Wawu-nya adalah Fa'il.






Comments
0 Comments

0 komentar:

Posting Komentar