Jumat, 02 Juni 2017

Selfie



Luar biasa fenomena kecanduan selfie saat sekarang ini. Pertanyaan besar yang ada dalam benak saya. Bagaimana bisa orang - orang memperlihatkan foto-foto yang semestinya tidak diperlihatkan pada orang lain namun dibagikan kepada publik.

Dulu, untuk mendapatkan foto gebetan kita sangatlah sulit, harus minta sama temannya atau harus ada event-event berharga bersama dia dan bla.. bla..... pokoknya sulit deh..... (pengalaman pribadi).

Tapi sekarang, begitu sangat mudah... Kita hanya tinggal nulis namanya di pencarian media sosial kemudian semua foto-foto dia bisa kita dapatkan. Mulai dari bangun tidur, pergi sekolah, kuliah atau pergi kantor, lagi makan, lagi jalan-jalan, lagi istirahat, dan mau tidur.. Mungkin hal ini sangat menguntungkan bagi Sang Penggemar Gelap...

Namun kecanduan selfie ini banyak juga efek buruknya, Salah satunya adalah tingkat pemalsuan identitas untuk hal kejahatan semakin marak. Karena terlalu mudah mendapatkan foto-foto pribadi dan terlalu mudah mendapatkan informasi pribadi sehingga tindakan pemalsuan identitas sangat mulus. Sering kita temukan akun sosmed yang beridentitas wanita namun yang punya akun pria, bahkan sebaliknya.

Ada yang lebih parah lagi teman-teman, yaitu penggemar tingkat dewa.. Penggemar tingkat dewa bukanlah penggemar biasa, melainkan penggemar luar biasa. Penggemar ini tidak hanya menjadi penyuka foto atau vidio anda yang pertama kali, namun menyimpannya di dalam komputer atau dalam hp nya kemudian di cium-ciumnya dan diperlakukan tidak sewajarnya. Parahkan???

Pertanyaannya, mau gak foto kalian dijadikan tindak kejahatan atau jadi teman tidur penggemar kalian????? Be Smart Bro and Sist............... Jangan sampai kecolongan......

Rabu, 31 Mei 2017

HIKMAH DIBALIK WEBSITE YANG KACAU



Ok guys, hari ini saya akan menceritakan kejadian yang spele namun membuat saya bingung tingkat tinggi.

Ceritanya berawal semalam, saya semalam masih nyebarin broadcast ke no kontak WA saya karena  masih promo dalam pembuatan website. Nah, seperti biasa ada yang respon baik dan ada yang gak respon sama sekali, tapi yang lebih membuat saya marah adalah respon yang negatif. Respon salah satu pengguna Whatsapp seperti ini “Bikin website itu gratis keles, hanya orang t*l*l yang mau bikin website sama anda*. Awalnya saya nanggapinnya biasa aja namun setelah beberapa jam saya diemin mulai deh saya balas dengan kata-kata yang kurang baik “Terlihat sangat jelas betapa dangkalnya ilmu saudari mengenai website dan betapa rendahnya pendidikan saudari yang terlihat dari kata-kata T*L*L. dan kemudian saya tantang tuh orang bikin website seperti saya kalo memang gratis. Saya merasa yakin dia gak bisa karena saya sendiri membutuhkan modal yang cukup besar untuk sebuah website.

Keesokannya saya liat website dan jreng, saya mendapatkan kejutan. Website saya berantakan dan sebagian foto menghilang. Dan saya merenung salah saya apa dan kok tiba-tiba seperti ini.

Baik,,, mari kita koreksi kejadian semalam. Kesalahan saya yang pertama adalah terlalu merendahkan orang lain dengan kata-kata saya “dangkal pendidikan dan dangkal pengetahuan”, kesalasan kedua adalah saya terlalu sombong dan berpikir orang tadi tidak bisa bikin website sseperti saya, dan yang ketiga adalah saya tidak sabar, jika saya sedikit sabar maka tidak ada cet cot dalam chat semalam.

But Alhamdulillah, saya masih di beri peringatan di bulan Ramadhan ini, dan Alhamdulillah Allah memberikan jawaban dan solusi dari semua masalah yang saya hadapi hari ini...

So, Kesimpulannya adalah JANGAN PERNAH SOMBONG DAN MERENDAHKAN ORANG LAIN, SABAR ITU TIDAK ADA BATASNYA.

Selasa, 30 Mei 2017

Kemeja jelek Vs Batik bagus

Kemeja jelek Vs Batik bagus

Hei Guys, kali ini saya akan menulis tentang pengalaman pribadi tentang suasana kampus pertama saya. Jangan tanya saya kuliah sudah berapa kali....Wkwkwkkkkkk

Ok, Nama saya Pijun tamatan SMA angkatan 2013. Selasa 04 Mei 2013 pertama kali menginjak kaki di tanah jawa tepatnya jakarta. Pertama mengenyam bangku kuliah di salah satu sekolah tinggi di jakarta berbasic Syariah.  Dimana lingkungan yang sangat kondusif banget buat saya untuk merubah pola pikir dan tingkah laku saya.

Diawal kuliah saya memakai baju batik yang bagus, karena saya dulunya suka koleksi baju batik. Hari berganti hari minggu berganti minggu saya coba menjalani komunikasi dengan mahasiswa lain yang dominan berpakaian sederhana simple dan tidak terlalu bagus menurut saya. Dalam interaksi saya dengan mahasiswa lain tidak begitu memuaskan. Dan saya bingung kenapa ketika saya bertanya satu pertanyaan dan mereka hanya menjawab satu jawaban juga tanpa ada pertanyaan balik ke saya nya. Nah sayapun teringat dengan pepatah LAIN LADANG LAIN BELALANGNYA LAIN LUBUK LAIN IKANNYA. Sebulan kemudian saya mencoba merubah style saya yang biasanya pakai batik menjadi kemeja yang kerahnya sudah mulai robek. Dan saya coba mulai komunikasi sama mahasiswa lain dan Alhamdulillah komunikasi kali ini berjalan lancar.

Dan mungkin saja mereka agak sungkan berbicara dengan saya karena berbeda style atau gaya saya.......

Dan CARA PAKAIAN ITU TIDAK MENENTUKAN ORANG ITU KAYA ATAU MISKIN, TAPI PAKAIAN YANG SEDERHANA MENUNJUKAN ORANG ITU RENDAH HATI DAN SUKA MENOLOG

Saya ketemu dengan banyak orang kaya yang berpakaiannya sangat sederhana, sehingga kitapun agak malu jika berpakaian lebih bagus dari mereka.... wwkkwkwkkkk.....

Senin, 29 Mei 2017

PERSAHABATAN ADALAH SAUDARA YANG BUKAN SEDARAH


Persahabatan adalah saudara yang bukan sedarah

Nama saya pijun berumur 22 tahun, kali ini saya akan bercerita tentang masa lalu tentang sebuah ikatan yang orang-orang menyebutnnya PERSAHABATAN.

Kita coba flashback saat zaman SD, pertama sekolah saya bertemu dengan seorang bocah (saya juga masih bocah) yang menjadi teman rebutan tempat duduk paling depan. Sebut saja namanya UCOK, Karena sering rebutan jadinya saling kenal dan berangsur maen klereng dirumah. Tidak hanya teman bermain tapi berangsur-angsur menjadi teman belajar.

Dan di zaman SD juga saya bertemu dengan perempuan yang entah kenapa saya bisa berteman dengannya, awalnya kita kenal karena orang tua saya akrab dan sering ke rumah neneknya yang dia tinggal bersama neneknya. Nama kerennya adalah CUBENG. Hubungan saya dan dia saat SD tidak begitu spesial hanya teman biasa.

dan satu lagi Senior saya yang berwatak kekanak-kanakan. Namanya CIKIDE. Awal pertemuan saat berada di surau malam hari, anak yang selalu menertawakan pakaian saya dan tidak mau menjadi teman akrab saya. Dulunya sich jaman SD dia lumayan terkenal. Saya bingung orag seperti dia bisa terkenal. Ok SKIP

Kedekatan kami bertiga berawal saat saya akan mengikuti Ujian Nasional. Saya, Ucok, dan Cubeng satu angkatan sering belajar malam bersama. Cikidepun ikut bersama kami karena kepopularitasannya sudah menghilang saat SMP. Setelah selesai ujian nasional tingkat SD Kamipun terpisah dengan Ucok yang masuk MTSn sedangkan kami masuk SMP yang sama. Tapi minimal setiap malam minggu kami selalu ngumpul untuk makan mie dan itu telah menjadi rutinitas kami.

Persahabatan kami tidak berjalan mulus seperti jalan tol, terkadang sikap kekanak-kanakan kami membuat persahabatan kami agak sedikit renggang. Seperti halnya karena omongan yang berlebihan, sedikit kekecewaan. Namun kerenggangan itu tidak bertahan lama, palingan seminggu terus kita ngumpul lagi.

Dalam persahabatan itu tidak boleh berkata bohong, tapi tidak bagi kami. Kami sering berbohong untuk menyelamatkan teman kami, mulai dari jagung bakar, buah rambutan, cangkul yang patah, lemari yang pecah, dan yang terakhir PER (hanya orang-orang yang beriman bisa mengerti).

Saya, Ucok, dan Cikide dianggap pacaran sama Cubeng karena saking seringnya kami bermain kerumah cubeng, bahkan orang tua kamipun sering menertawakan kami, kenapa kami bisa seakrab itu, bahkan sampai sekarang.

Masa-masa SMP pun kami lalui dengan hal-hal yang menyenangkan, mulai dari peta umpet, permainan monopoli, games PC, maen tebak nama binatang, main domino, belajar menyulam, maen kartu, nahkan ke esokannya ujian kita masih bermain kartu. Memang masa yang tak terlupakan dan tak akan terhapuskan.

Takdir mempertemukan kami lagi di SMA yang sama. Masa ini kami sedikit sibuk dengan banyak tugas dan Cubeng pun telah mengakui dirinya kalau dia seorang perempuan. Dia telah mempunyai teman – teman perempuan yang baru. Saya, Ucok, dan Cikide agak merasa kehilangan. Begitupun waktu saya yang telah terbagi karena sudah punya pacar, mungkin salah satu penyebabnya adalah karena saya sudah punya seseorang yang berhasil merebut waktu saya dari sahabat saya.

Akhir SMA yang sangat berkenang oleh saya, disaat terjadinya begitu banyak masalah namun mereka tetap mensupport saya dan selalu bersama saya. Mereka yang luar biasa bisa percaya dengan mimpi ini bahkan orang-orang sudah menjauhi saya.

Setelah saya, Ucok, dan Cubeng. Cikide telah lulus tahun lalu namun cuti selama setahun. Jadi kita sama-sama mau kuliah. Dan Alhamdulillah Kami di terima di luar kota, Saya Kuliah di Jakarta, Ucok dan Cikide di bogor, dan Cubeng kuliah di Bandung. Selama satu semester kita kuliah terasa berat hati ini, kondisi tanpa orang tua dan suasana baru yang belom kondusif.

sudah 4 tahun kami kuliah dan wow....... kami tetap solit meskipun jarang ngumpul.

Saya berharap, sebelum saya mati kami bisa ngumpul dan masak mie bareng lagi.

Setelah saya pikir, kenapa Saya, Ucok, Cikide, dan Cubeng bisa solid. mungkin karena kami memiliki nasib yang sama, perasaan yang sama, saling melengkapi, dan Allah meakdirkan kami bersama.

PERSAHABATAN BUKAN HANYA PERTEMANAN, NAMUN SAUDARA YANG BUKAN SEDARAH.......

Kamis, 05 Januari 2017

Soal dan Pembahasan LP 1-2A PENGANTAR AKUTANSI ADAPTASI INDONESIA


Mega Surya adalah pemilik dan pengelola kantor konsultan motivasi bisnis surya dan rekan. Pada akhir periode akutansi, 31 Desember 2014, Surya memiliki aset Rp942.000.000 dan liabilitas Rp584.000.000. Dengan menggunakan persamaaan akutansi, hitunglah jumlah berikut:
a. Ekuitas pemilik pada 31 Desember 2014
b. Ekuitas pemilik pada 31 Desember 2014, jika di asumsikan aset naik Rp113.000.000 dan liabilitas naik Rp44,000.000 selama tahun 2015

Jawab:
a. ASET                       = LIABILITAS + EKUITAS PEMILIK
   Rp.942.000.000        = Rp584.000.000+  EKUITAS PEMILIK
   EKUITAS PEMILIK =  Rp358.000.000

b. ASET                       = LIABILITAS + EKUITAS PEMILIK
    Rp113.000.000        = Rp44,000.000 +EKUITAS PEMILIK
    EKUITAS PEMILIK= Rp.69.000.000

    Selanjutnya, tambahkan perubahan ekuitas tahun 2014 dengan ekuitas tahun 2016
    EKUITAS PEMILIK 31 DESEMBER = Rp358.000.000 +  Rp.69.000.000 = Rp427.000.000

Soal dan Pembahasan LP 1-1B PENGANTAR AKUTANSI ADAPTASI INDONESIA


Pada tangal 31 Maret, Joko Repair Service megajikan penawaran atas sebidang tanah sebesar Rp. 415.000.000 yang oleh pemiliknya di tawarkan sebesar Rp.460.000.000. Pada tanggal 15 April, Joko Repair Service sepakat pada harga Rp. 437.500.000. Pada tanggal 9 September, tanah tersebut di nilai sebesar Rp. 375.000.000 untuk keperluan pajak bumi dan bangunan PBB. Pada tanggal 8 Desember, Joko Repair Service mendapatkan penawaran Rp. 475.000.000 untuk tanah tersebut dari perusahaan lain. pada nilai berapakah tanah harus di catat di pembukuan Joko repair Service?

Jawab :
Rp. 437.500.000, dalam konsep biaya tanah harus di catat sebesar biaya pertukaran ke Sempurna Repair Service


Jika ada yang perlu di diskusikan silahkan komentar atau hubungi awak di 082222218310 (WA)