Senin, 02 Februari 2026

al jurumiyah | 1

-( مُقَدِّمَةٌ )-

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قَالَ الْمُصَنِّفُ رَحِمَهُ اللَّهُ


-( أَنْوَاعُ الْكَلَامِ )-

الْكَلَامُ: هُوَ اللَّفْظُ الْمُرَكَّبُ الْمُفِيدُ بِالْوَضْعِ.وَأَقْسَامُهُ ثَلَاثَةٌ: اِسْمٌ، وَفِعْلٌ، وَحَرْفٌ جَاءَ لِمَعْنَى.

فَالِاسْمُ يُعْرَفُ: بِالْخَفْضِ، وَالتَّنْوِينِ، وَدُخُولِ الْأَلِفِ وَاللَّامِ.وَحُرُوفُ الْخَفْضِ وَهِيَ: مِنْ، وَإِلَى، وَعَنْ، وَعَلَى، وَفِي، وَرُبَّ، وَالْبَاءُ، وَالْكَافُ، وَاللَّامُ. وَحُرُوفُ الْقَسَمِ وَهِيَ: الْوَاوُ، وَالْبَاءُ، وَالتَّاءُ.

وَالْفِعْلُ يُعْرَفُ: بِقَدْ، وَالسِّينِ، وَسَوْفَ، وَتَاءِ التَّأْنِيثِ السَّاكِنَةِ.

وَالْحَرْفُ: مَا لَا يَصْلُحُ مَعَهُ دَلِيلُ الِاسْمِ وَلَا دَلِيلُ الْفِعْلِ.

-( Pendahuluan )- Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Penulis (semoga Allah merahmatinya) berkata:

-( Macam-macam Kalam )-

Kalam adalah lafadz yang tersusun yang memberikan faedah (pemahaman sempurna) dengan disengaja (menggunakan bahasa Arab). Dan pembagiannya ada tiga: Isim, Fi'il, dan Huruf yang memiliki makna.

Maka Isim itu dikenali dengan: khafadh, tanwin, dan masuknya Alif dan Lam. Dan huruf-huruf khafadh itu adalah: Min, Ila, ‘An, ‘Ala, Fi, Rubba, Ba’, Kaf, dan Lam. Dan huruf-huruf qasam (sumpah) itu adalah: Wawu, Ba’, dan Ta’.

Dan Fi’il itu dikenali dengan: Qad, Sin, Saufa, dan Ta’ Ta’nits yang sukun (mati).

Dan Huruf adalah apa yang tidak pantas (tidak cocok) bersamanya tanda Isim maupun tanda Fi’il.


Berikut penjelasannya per bagian:

1. Apa itu "Kalam"? (Kalimat Sempurna)

Di paragraf awal, penulis mendefinisikan apa itu Kalam. Dalam bahasa kita, ini mirip dengan Kalimat Efektif. Tidak semua bunyi itu disebut "Kalam". Syaratnya harus 4:

Lafadz: Harus berupa suara/ucapan (bukan tulisan atau kode tangan).

Murakkab: Harus tersusun dari dua kata atau lebih (nggak bisa cuma satu kata doang kayak "Buku", itu belum kalimat).

Mufid: Harus punya makna lengkap. Kalau orang dengar, mereka langsung paham dan nggak nanya "Terus kenapa?".

Contoh: "Saya makan" (Paham). Tapi kalau "Jika saya makan..." (Belum paham, ini bukan Kalam).

Wad'i: Harus pakai bahasa Arab (kalau ngomong kalimat sempurna tapi pakai bahasa Inggris, dalam ilmu Nahwu itu bukan Kalam).


2. Tiga Jenis Kata dalam Bahasa Arab

Penulis bilang, semua kata dalam bahasa Arab itu cuma dibagi jadi 3 kelompok besar. Bayangkan ada 3 keranjang:

Isim (Kata Benda/Nama): Segala kata buat nama orang, hewan, benda mati, sifat, dll. (Contoh: Budi, Batu, Ganteng).

Fi'il (Kata Kerja): Kata yang menunjukkan aksi dan terikat waktu. (Contoh: Sedang makan, Telah tidur).

Harf (Kata Tugas/Sambung): Kata kecil yang nggak punya arti jelas kalau sendirian, tapi bikin kalimat jadi nyambung. (Contoh: Di, Ke, Dari).


3. Cara Membedakan 3 Kata Tersebut (Ciri-cirinya)

Nah, gimana cara kita tahu sebuah kata itu masuk keranjang Isim, Fi'il, atau Harf? Penulis kasih "Tanda Pengenal" atau ID Card-nya.


A. Ciri-ciri ISIM (Kata Benda)

Kata itu pasti Kata Benda kalau punya tanda ini:

Bisa "Khafadh" (Kasrah): Ekor katanya berbunyi "i" (kasrah). Biasanya karena ada kata pengantar sebelumnya.

Ada Tanwin: Ekor katanya bunyi "an, in, un". (Contoh: Muhammadun, Masjidin). Kata kerja nggak mungkin bertanwin.

Ada Alif-Lam (Al-): Di depannya ada "Al". (Contoh: Al-Kitab).

Kemasukan Huruf Khafadh (Kata Depan): Kalau ada kata didahului oleh kata-kata seperti: Min (dari), Ila (ke), Fi (di dalam), Ala (di atas), dll., maka kata setelahnya pasti Isim.


B. Ciri-ciri FI'IL (Kata Kerja)

Kata itu pasti Kata Kerja kalau bisa ditempeli kata-kata ini:

Qad (قد): Artinya "Sungguh" atau "Kadang-kadang".

Sin (س): Artinya "Akan" (waktu dekat). Contoh: Saya akan pergi.

Saufa (سوف): Artinya "Akan" (waktu nanti/kelak).

Ta' Ta'nits (تْ): Huruf 'Ta' mati di belakang kata, yang menandakan pelakunya cewek. (Contoh: Dari kata Jalasa (dia duduk), jadi Jalasat (dia perempuan duduk)).


C. Ciri-ciri HARF (Huruf)

Ini paling gampang. Definisi Huruf adalah: Kata yang "Gak Cocok" dipakein tanda Isim maupun tanda Fi'il. Jadi kalau ada kata yang nggak bisa dikasih "Al-", nggak bisa di-Tanwin, dan nggak bisa dikasih "Akan", berarti dia adalah Harf (Kata Tugas).

Ringkasan Simpel: Teks ini mengajarkan kita cara mendeteksi jenis kata.

Lihat kata ada "Al-" atau bunyi "un/an/in"? -> Itu Benda.

Lihat kata ada arti "Akan" atau "Telah"? -> Itu Kerja.

Nggak cocok dua-duanya? -> Itu Huruf (Kata sambung).