Luar biasa fenomena kecanduan selfie saat sekarang ini. Pertanyaan besar yang ada dalam benak saya. Bagaimana bisa orang - orang memperlihatkan foto-foto yang semestinya tidak diperlihatkan pada orang lain namun dibagikan kepada publik.
Dulu, untuk mendapatkan foto gebetan kita sangatlah sulit, harus minta sama temannya atau harus ada event-event berharga bersama dia dan bla.. bla..... pokoknya sulit deh..... (pengalaman pribadi).
Tapi sekarang, begitu sangat mudah... Kita hanya tinggal nulis namanya di pencarian media sosial kemudian semua foto-foto dia bisa kita dapatkan. Mulai dari bangun tidur, pergi sekolah, kuliah atau pergi kantor, lagi makan, lagi jalan-jalan, lagi istirahat, dan mau tidur.. Mungkin hal ini sangat menguntungkan bagi Sang Penggemar Gelap...
Namun kecanduan selfie ini banyak juga efek buruknya, Salah satunya adalah tingkat pemalsuan identitas untuk hal kejahatan semakin marak. Karena terlalu mudah mendapatkan foto-foto pribadi dan terlalu mudah mendapatkan informasi pribadi sehingga tindakan pemalsuan identitas sangat mulus. Sering kita temukan akun sosmed yang beridentitas wanita namun yang punya akun pria, bahkan sebaliknya.
Ada yang lebih parah lagi teman-teman, yaitu penggemar tingkat dewa.. Penggemar tingkat dewa bukanlah penggemar biasa, melainkan penggemar luar biasa. Penggemar ini tidak hanya menjadi penyuka foto atau vidio anda yang pertama kali, namun menyimpannya di dalam komputer atau dalam hp nya kemudian di cium-ciumnya dan diperlakukan tidak sewajarnya. Parahkan???
Pertanyaannya, mau gak foto kalian dijadikan tindak kejahatan atau jadi teman tidur penggemar kalian????? Be Smart Bro and Sist............... Jangan sampai kecolongan......

